KetFot : Muh. Fachmi (NRS.181.25.DXXV) Pengurus Mapala Salawat UMPAR saat mengikuti TWKM XXXV di Universitas Halu Oleo 22–28 Oktober 2026.
KENDARI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) SALAWAT Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) berpartisipasi dalam Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) XXXV Mahasiswa Pencinta Alam Se-Indonesia yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo bekerja sama dengan MAHACALA sebagai tuan rumah.

WhatsApp Image 2026-10-26 at 19.15.31.jpeg 149.6 KB
Dalam kegiatan tersebut, MAPALA SALAWAT UMPAR mengutus dua delegasi untuk mengikuti agenda Temu Wicara dan Kenal Medan. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader, memperluas jejaring organisasi, serta meningkatkan kontribusi mahasiswa pencinta alam dalam pelestarian lingkungan.

Delegasi pertama, Muh. Fachmi (NRS.181.25.DXXV), mengikuti forum Temu Wicara. Forum ini menjadi ruang bagi mahasiswa pencinta alam dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, serta membahas berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi organisasi pencinta alam di tingkat nasional.

Sementara itu, delegasi kedua, Issat Ibrahim Al Douri (NRS.187.26.DXXVI), mengikuti agenda Kenal Medan yang berlokasi di Gunung Mekongga, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan untuk meningkatkan kompetensi berkegiatan di alam bebas, memperkaya pengalaman navigasi, serta melatih ketahanan fisik dan kemampuan menghadapi tantangan medan.

Partisipasi kedua delegasi tersebut merupakan bentuk komitmen MAPALA SALAWAT UMPAR dalam membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Parepare di tingkat nasional. Selain itu, keikutsertaan dalam TWKM XXXV diharapkan dapat mempererat hubungan antarmahasiswa pencinta alam sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan organisasi dan kegiatan lingkungan hidup.

WhatsApp Image 2026-10-26 at 19.16.02.jpeg 284.67 KB
Melalui kegiatan ini, MAPALA SALAWAT UMPAR juga menegaskan pentingnya membangun kader yang tidak hanya memiliki keterampilan lapangan, tetapi juga berintegritas, menjunjung tinggi solidaritas, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.

Berlandaskan semangat “Salam Lestari”, MAPALA SALAWAT UMPAR terus berupaya mengembangkan potensi kader dan memperkuat peran mahasiswa dalam menjaga lingkungan. Keikutsertaan dalam TWKM XXXV menjadi salah satu langkah untuk memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi organisasi pencinta alam bagi masyarakat dan lingkungan.

Salam Lestari!