Syawalan PWM Sulsel 28/3/2026
Parepare — 28/3/26 Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd, menghadiri kegiatan Syawalan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan yang digelar sebagai bagian dari tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antarpimpinan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan. 

Acara Syawalan ini menghadirkan tokoh nasional Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, yang menyampaikan Hikmah Syawalan di hadapan para pimpinan dan kader Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya memperkuat nilai keikhlasan, persatuan, dan semangat berkemajuan dalam membangun umat dan bangsa. 

Selain itu, Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus berkontribusi aktif dalam bidang pendidikan, sosial, dan keumatan, dengan pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. 

Di sela-sela kegiatan, Rektor UMPAR memanfaatkan momentum Syawalan untuk melakukan diskusi strategis bersama Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, serta Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ambo Asse. Pertemuan itu membahas berbagai arah pengembangan institusi UMPAR ke depan. 

Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan antara lain penguatan kualitas akademik, peningkatan daya saing lulusan, serta perluasan jejaring kerja sama baik di tingkat nasional maupun internasional. Langkah tersebut dinilai penting agar UMPAR semakin mampu mengambil peran strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah. 

Rektor UMPAR, Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd, menyampaikan bahwa forum Syawalan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membangun kolaborasi dan menyatukan visi dalam mendorong kemajuan amal usaha Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan tinggi. 

“Momentum ini sangat berharga untuk menyelaraskan visi dan langkah dalam pengembangan institusi, agar UMPAR semakin berkontribusi nyata bagi masyarakat dan persyarikatan,” ujarnya.


Kegiatan Syawalan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah, akademisi, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid yang berkemajuan, sekaligus memperluas kontribusinya dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan pemberdayaan umat. (*/AR)