UMPAR Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan ATDIKBUD KBRI Arab Saudi untuk KKN, Riset, dan Magang Internasional

UMPAR Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan ATDIKBUD KBRI Arab Saudi untuk KKN, Riset, dan Magang Internasional

Kerjasama
22 November 2025 HUMAS UMPAR 111 views

Sleman, 22 November 2025 — Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) menjadi salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yang hadir dan terlibat langsung dalam penandatanganan Nota Kesepahaman antara Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (ATDIKBUD KBRI) Arab Saudi dengan PTMA. Kegiatan strategis ini berlangsung di Universitas Aisyiyah Yogyakarta dan dihadiri oleh perwakilan berbagai PTMA dari seluruh Indonesia.

 

Pada kesempatan tersebut, UMPAR diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMPAR, Prof. Iradhatullah Rahim, S.P., M.P, yang menandatangani nota kesepahaman atas nama Rektor UMPAR. Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring internasional UMPAR sekaligus membuka kesempatan kolaborasi yang lebih luas dengan lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi.

 

Dalam sambutannya, Prof. Ir. Irfan, M.Ag, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Arab Saudi, menegaskan besarnya peluang kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi. Mahasiswa dapat magang dan KKN di rumah sakit Internasional Saudi Arabia dan sekolah-sekolah disana. Prof. Irfan juga menyampaikan harapan agar Muhammadiyah ke depan dapat mendirikan sekolah maupun perguruan tinggi Muhammadiyah Aisyiyah di Arab Saudi, sebagai bagian dari perluasan dakwah dan penguatan risalah berkemajuan di tingkat global. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Majlisdiktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, menegaskan “Muhammadiyah mengelola PTMA tidak kaleng-kaleng. Sebanyak 5 persen profesor di Indonesia ada di PTMA, jumlah Fakultas Kedokteran mencapai 22 FK, dan total PTMA kini mencapai 117 kampus atau sekitar 20 persen dari total perguruan tinggi di Indonesia. Ini adalah modal besar untuk memperluas kiprah internasional,” ujarnya.

 

Melalui kerja sama ini, sejumlah program strategis diupayakan, termasuk KKN Internasional di Arab Saudi. Mahasiswa bidang kesehatan akan ditempatkan di rumah sakit, mahasiswa kependidikan di sekolah-sekolah, sementara mahasiswa dari bidang ilmu lainnya akan ditempatkan di berbagai kantor dan institusi terkait di Arab Saudi. Selain itu, peluang studi lanjut di Universitas Islam Madinah (UIM) dan Ummul Qura turut dibuka bagi mahasiswa dan dosen PTMA.

 

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, UMPAR menyatakan komitmennya untuk mengambil peran aktif dalam kolaborasi internasional. “Mari bersama-sama kita sambut momentum ini sebagai ajang simbiosis mutualisme dalam mengembangkan risalah berkemajuan,” ujar Prof. Iradhatullah Rahim. Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi UMPAR dan seluruh PTMA untuk terus menguatkan jejaring global, meningkatkan mutu, serta memperluas kontribusi pendidikan Muhammadiyah hingga ke kancah internasional.

Bagikan ke: