
Selain aktif sebagai akademisi, Dr. Fadjar Goembira juga tergabung sebagai dewan pakar di berbagai lembaga lingkungan dan energi. Ia tercatat aktif dalam Masyarakat Energi Biomassa Indonesia serta Asosiasi Biochar Indonesia Internasional, sehingga memiliki pengalaman luas dalam pengembangan teknologi biochar dan energi terbarukan berbasis biomassa.
Kuliah tamu diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan UMPAR, Dr. Sukmawati, S.P., M.P. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan pentingnya penguatan wawasan mahasiswa terhadap teknologi ramah lingkungan. Menurutnya, biochar merupakan salah satu inovasi yang berpotensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan serta pengelolaan sumber daya alam secara bijak.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Parepare, Dekan Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Hukum. Hadir pula para ketua program studi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMPAR.
Sebagai rangkaian lanjutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi demonstrasi penggunaan tungku berbahan bakar biochar yang dilaksanakan di depan Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan UMPAR. Sesi ini bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dan peserta terkait penerapan teknologi biochar dalam kehidupan nyata. Pada kesempatan tersebut, narasumber juga memperkenalkan berbagai jenis bahan bakar berbasis biochar sebagai contoh pemanfaatan limbah biomassa bernilai ekonomi.
Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Fadjar Goembira menekankan bahwa biochar merupakan solusi inovatif yang mendukung konsep ekonomi sirkular dan energi berkelanjutan.
"Hampir semua limbah bisa diolah menjadi biochar. Bahkan asap dari proses pembakarannya tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai ekonomi dan energi," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Parepare berharap dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika terhadap konsep pertanian ramah lingkungan, pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular, serta pengembangan energi terbarukan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam inovasi, penelitian, dan kolaborasi lintas disiplin guna menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan. (*/AR)