
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak sebagai fondasi utama tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Sosialisasi disampaikan secara sederhana dan aplikatif agar mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Program Studi Pendidikan Nonformal, Dr. A. Hasdiansyah, M.Pd., M.A, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian semacam ini memiliki nilai strategis meskipun dilaksanakan dalam skala kecil. “Program seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak nyata bagi ibu-ibu dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Edukasi gizi adalah investasi jangka panjang,” ujarnya.
Narasumber dalam kegiatan ini merupakan kader Posyandu, guru PAUD, sekaligus mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya berbasis pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman langsung di lapangan. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh mahasiswa, ibu-ibu, anak-anak, serta balita yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab seputar pemenuhan gizi keluarga.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Nonformal menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan edukatif yang kontekstual dan berkelanjutan, khususnya dalam isu ketahanan gizi keluarga. (*AR)
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Sosialisasi Ketahanan Gizi Keluarga ini juga dapat dibaca dan dilihat di https://jppm.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jppm/article/view/31, tentang INTERVENSI SENSITIF; PENDIDIKAN, PEMBERDAYAAN, DAN PANANGGULANGAN KEMISKINAN TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING.