
Kegiatan ini diketuai oleh Irmayani, S.Pt., M.Si dengan anggota tim Rasbawati, S.Pt., M.Si dan Sri Nur Qadri, S.P., M.Si. PKM Riset-MU ini menyasar kelompok tani wanita sebagai upaya strategis dalam meningkatkan peran perempuan desa dalam mendukung ketahanan pangan keluarga berbasis potensi lokal peternakan.
Melalui program ini, tim PKM memberikan pendampingan dan edukasi guna meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat, khususnya kelompok tani wanita, dalam manajemen pemeliharaan ayam kampung berbasis kandang modern. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan kandang.
Peserta kegiatan mengikuti rangkaian penyuluhan dan praktik langsung di lapangan yang mencakup teknik pemeliharaan ayam kampung, manajemen pakan, sanitasi kandang, hingga pengolahan limbah organik hasil peternakan. Kegiatan praktik tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena memberikan pengalaman langsung yang aplikatif dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.
Ketua tim PKM, Irmayani, S.Pt., M.Si menyampaikan bahwa penggunaan kandang modern menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan ayam kampung serta meminimalkan risiko penyakit. Selain itu, pemanfaatan limbah organik juga diarahkan agar dapat bernilai tambah dan ramah lingkungan.
Program PKM Riset-MU ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan keluarga serta membuka peluang usaha rumah tangga berbasis peternakan lokal. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, pemeliharaan ayam kampung tidak hanya menjadi sumber protein keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi kelompok tani wanita di Desa Bottomallangga. (*/AR)