IMG_4339.JPG 8.43 MB
Parepare, 5 Juni 2026 – Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) kembali memasuki tahapan penting dalam penguatan mutu akademik melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 ini menjadi bagian dari proses akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) untuk menilai kualitas penyelenggaraan program studi secara menyeluruh. 

Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Yuliani, M.Si. dari Universitas Negeri Surabaya dan Dr. Dra. Ayu Niza Machfauzia, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta. Kehadiran tim asesor disambut oleh pimpinan universitas, jajaran FKIP, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Studi PPG. 

IMG_4345.JPG 8.34 MB
Dalam sambutannya, Rektor UMPAR Dr. Patahuddin Hakim. M.Pd menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar proses administratif untuk memperoleh nilai akreditasi, melainkan momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan yang telah dibangun. Melalui proses ini, universitas berupaya memastikan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan Program Studi PPG telah memenuhi standar mutu nasional dan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang. 

Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan verifikasi terhadap berbagai komponen, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga capaian luaran lulusan. Asesmen lapangan juga menjadi sarana untuk mencocokkan dokumen yang telah disampaikan sebelumnya dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu pendidikan tinggi. 

Program Studi Pendidikan Profesi Guru di FKIP UMPAR selama ini diarahkan untuk menghasilkan guru profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik dan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pembelajaran di era digital. Karena itu, proses akreditasi dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga keberlanjutan peningkatan kualitas layanan pendidikan. 

Suasana asesmen berlangsung interaktif melalui diskusi antara asesor dengan pimpinan universitas, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, alumni, hingga para pengguna lulusan. Berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola serta meningkatkan daya saing Program Studi PPG UMPAR di tingkat nasional. 

Pelaksanaan Asesmen Lapangan pada 5–6 Juni 2026 sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Parepare dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, UMPAR optimistis Program Studi Pendidikan Profesi Guru mampu menunjukkan kinerja terbaiknya dan semakin berkontribusi dalam mencetak tenaga pendidik profesional bagi Indonesia. (*/AR)