
Asesmen lapangan menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Yuliani, M.Si. dari Universitas Negeri Surabaya dan Dr. Dra. Ayu Niza Machfauzia, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta. Kehadiran tim asesor disambut oleh pimpinan universitas, jajaran FKIP, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Studi PPG.

Selama dua hari pelaksanaan, tim asesor melakukan verifikasi terhadap berbagai komponen, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga capaian luaran lulusan. Asesmen lapangan juga menjadi sarana untuk mencocokkan dokumen yang telah disampaikan sebelumnya dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Program Studi Pendidikan Profesi Guru di FKIP UMPAR selama ini diarahkan untuk menghasilkan guru profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik dan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pembelajaran di era digital. Karena itu, proses akreditasi dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga keberlanjutan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Suasana asesmen berlangsung interaktif melalui diskusi antara asesor dengan pimpinan universitas, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, alumni, hingga para pengguna lulusan. Berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola serta meningkatkan daya saing Program Studi PPG UMPAR di tingkat nasional.
Pelaksanaan Asesmen Lapangan pada 5–6 Juni 2026 sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Parepare dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, UMPAR optimistis Program Studi Pendidikan Profesi Guru mampu menunjukkan kinerja terbaiknya dan semakin berkontribusi dalam mencetak tenaga pendidik profesional bagi Indonesia. (*/AR)