
Benchmarking menjadi salah satu metode pembelajaran lapangan yang dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami manajemen usaha agribisnis, proses produksi, hingga pengembangan produk berbasis sumber daya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan akademik melalui seminar nasional maupun internasional bersama para pakar di bidang agribisnis.
Pelaksanaan Benchmarking tahun ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Agribisnis Fakultas Pertanian UMPAR, Abdul Azis Ambar. Agenda pertama diawali dengan kunjungan industri ke Dunia Fantasi Durian pada 18 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mahasiswa dan dosen diterima langsung oleh pimpinan dan karyawan perusahaan.
Peserta memperoleh pemaparan mengenai proses budidaya berbagai varietas durian, mulai dari teknik pengelolaan tanaman hingga pengolahan buah durian menjadi berbagai produk camilan bernilai ekonomis. Kegiatan itu dinilai memberi pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam melihat secara langsung pengembangan usaha agribisnis berbasis rumah produksi.
Selanjutnya, pada 19–20 Mei 2026, rombongan mengikuti seminar nasional bertema “Transformasi Agribisnis Berkelanjutan Guna Memperkuat Pangan Nasional” yang digelar di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. Seminar tersebut menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi agribisnis dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan seminar, sebanyak 20 artikel ilmiah mahasiswa Magister Agribisnis UMPAR dinyatakan lolos dan dipresentasikan. Beragam tema agribisnis diangkat dalam forum ilmiah tersebut, mulai dari pengembangan pangan lokal hingga inovasi usaha pertanian berkelanjutan.
Prestasi membanggakan juga diraih mahasiswa UMPAR. Dua mahasiswa Magister Agribisnis angkatan 2025 berhasil meraih penghargaan sebagai pemakalah terbaik. Faisal memperoleh predikat Pemakalah Terbaik Pertama, sementara Hamsa meraih penghargaan Pemakalah Terbaik Ketiga.
Tidak hanya berfokus pada penguatan akademik mahasiswa, kegiatan Benchmarking juga menghasilkan penguatan jejaring kelembagaan. Fakultas Pertanian UMPAR melalui Ketua Program Studi Magister Agribisnis menandatangani kerja sama dengan Fakultas Pertanian UPN Jawa Timur yang diwakili Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Wanti Mindari, MP.
Kerja sama tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasi awal kerja sama langsung ditindaklanjuti oleh Abdul Azis Ambar bersama Koordinator Program Studi Magister Agribisnis UPN Jawa Timur, Dr. Ir. Mubarokah, MT.
Salah satu kesepakatan awal yang dibangun ialah pertukaran dosen dalam kegiatan mengajar dan pengujian mahasiswa, termasuk melalui sistem daring. Selain itu, penjajakan kerja sama juga dilakukan dengan Program Studi Agroteknologi UPN Jawa Timur dalam bidang penelitian kolaboratif.
Komunikasi tersebut melibatkan Dr. Ir. Sriwiyatiningsih, MP yang juga merupakan dosen Agroteknologi. Kedua institusi sepakat untuk memulai penelitian bersama dan memanfaatkan laboratorium molekuler secara kolaboratif guna mendukung pengembangan riset pertanian dan agribisnis berkelanjutan.
Melalui kegiatan Benchmarking ini, Program Studi Magister Agribisnis UMPAR berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan praktis, tetapi juga mampu membangun jejaring nasional yang dapat memperkuat kompetensi dan daya saing lulusan di bidang agribisnis. (*/AR)