PAREPARE – Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) menjalani asesmen lapangan akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Pembina Harian (BPH) UMPAR dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan (stakeholder) Prodi Pendidikan Matematika.

Asesmen lapangan ini menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Dr. Mustamin Anggo, M.Si. dari Universitas Halu Oleo dan Lathiful Anwar, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Universitas Negeri Malang.

Ketfot : Sambutan Rektor UMPAR Dr. Patahuddin Hakim. M.Pd pada Asesment Lapangan Prodi Matematika UMPAR 31/7/26 kantor BPH UMPAR
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UMPAR, Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asesor yang hadir untuk melakukan proses evaluasi mutu akademik di lingkungan Prodi Pendidikan Matematika.

“Selamat datang, Bapak. Mudah-mudahan aktivitas kita beberapa hari ke depan bisa memberikan kami keunggulan yang berkemajuan di semua elemen, khususnya di Prodi Pendidikan Matematika,” ujar Patahuddin.

Menurut dia, asesmen lapangan merupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Kehadiran asesor dinilai menjadi momentum bagi universitas untuk memperoleh masukan konstruktif dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan akademik.

Patahuddin menjelaskan, sejak awal berdiri UMPAR mengusung motto “Berilmu Amaliyah dan Beramal Ilmiyah” sebagai bentuk komitmen dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Akreditasi adalah bagian dari sistem pengelolaan mutu. Kehadiran para asesor ini untuk memotret sejauh mana pengelolaan mutu akademik yang kita lakukan di Universitas Muhammadiyah Parepare, khususnya pada Prodi Pendidikan Matematika,” katanya.

Ia menambahkan, Prodi Pendidikan Matematika memiliki peran strategis dalam mencetak calon guru profesional yang nantinya akan berkontribusi dalam dunia pendidikan. Karena itu, peningkatan status akreditasi menjadi harapan besar seluruh civitas akademika.

“Kami sangat membutuhkan saran, dukungan, bimbingan, arahan, bahkan kritik konstruktif untuk pengembangan program studi kami. Harapan besar kami, Prodi Pendidikan Matematika dapat meraih peningkatan akreditasi dan semakin unggul dalam pengelolaan akademik,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I UMPAR Prof. Dr. Sriyanti Mustafa, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor II UMPAR Dr. Drs. Parman, M.M., para dekan dan wakil dekan lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), para dekan di lingkungan UMPAR, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta stakeholder Prodi Pendidikan Matematika.

Sementara itu, Asesor LAMDIK Dr. Mustamin Anggo menegaskan bahwa tujuan asesmen lapangan bukan untuk mencari kesalahan institusi, melainkan untuk memverifikasi dan melengkapi berbagai informasi yang telah disampaikan melalui dokumen akreditasi.

“Sebelum asesmen lapangan, kami telah melakukan asesmen kecukupan terhadap dokumen yang dikirimkan oleh program studi. Kami datang bukan untuk mencari kesalahan, tetapi mencari kebenaran dan memastikan berbagai informasi yang telah dilaporkan sesuai dengan fakta di lapangan,” ujarnya.

Menurut Mustamin, keputusan akhir mengenai hasil akreditasi sepenuhnya berada di tangan Majelis Akreditasi LAMDIK. Tim asesor hanya bertugas mengumpulkan data, melakukan klarifikasi, serta menyampaikan hasil temuan selama proses asesmen berlangsung.

“Kami bukan penentu nilai. Kami hanya menyampaikan laporan berdasarkan fakta yang ditemukan. Nantinya Majelis Akreditasi yang akan memberikan pertimbangan dan menentukan hasil akhirnya,” kata dia.

Hal senada disampaikan Asesor LAMDIK lainnya, Lathiful Anwar. Ia mengapresiasi kesiapan dan sambutan yang diberikan oleh UMPAR sejak kedatangan tim asesor hingga pelaksanaan asesmen lapangan.

Menurut Lathiful, asesmen lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan proses penjaminan mutu akademik berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami hadir untuk melengkapi informasi yang telah disampaikan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS). Bisa jadi masih banyak hal baik yang belum sempat dinarasikan atau belum didukung dokumen pendukung. Itu yang akan kami telusuri bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa rekomendasi yang diberikan selama asesmen lapangan bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas akademik, bukan sebagai bentuk penilaian sepihak.

“Pada prinsipnya, kita bersama-sama belajar dan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami juga berharap dapat berbagi praktik baik dan pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan institusi,” katanya.

IMG_5233aaa.jpg 445.89 KB
Melalui asesmen lapangan ini, UMPAR berharap dapat menunjukkan berbagai capaian dan praktik baik yang telah dilakukan dalam pengelolaan Program Studi Pendidikan Matematika. Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendukung pencapaian visi universitas sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan.