KetFot : Penandatanganan MoU UMPAR dan PLN 14/9/26 ruangan rektor UMPAR
PAREPARE — Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) memperkuat kemitraan dengan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bakaru melalui rencana pelaksanaan kegiatan Social Mapping di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara manajemen PT PLN Nusantara Power UP Bakaru dengan pimpinan UMPAR yang berlangsung di Ruang Rektor UMPAR, Senin (14/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, UMPAR diwakili Rektor UMPAR Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd., bersama Wakil Rektor II UMPAR Dr. Drs. H. Parman, M.M. Sementara dari pihak PLN Nusantara Power UP Bakaru hadir jajaran manajemen yang membahas tindak lanjut kerja sama pelaksanaan Social Mapping.

Kegiatan Social Mapping menjadi bagian dari upaya PT PLN Nusantara Power UP Bakaru dalam memperoleh gambaran akademik mengenai kondisi sosial masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Pemetaan tersebut mencakup karakteristik masyarakat, potensi wilayah, kondisi sosial, hingga dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

Data hasil pemetaan nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan strategi, khususnya dalam pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Pihak PLN memandang keterlibatan perguruan tinggi diperlukan untuk memastikan data yang diperoleh memiliki tingkat validitas yang tinggi, objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

UMPAR dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki sumber daya akademik dan kompetensi yang mendukung pelaksanaan kajian serta penelitian sosial.

Selain menjadi bagian dari penguatan kemitraan dengan perguruan tinggi di wilayah kerja perusahaan, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi keterlibatan dosen dan mahasiswa UMPAR dalam kegiatan penelitian dan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat.

WhatsApp Image 2026-09-18 at 21.04.29 (2).jpeg 127.02 KB
Dalam kerja sama tersebut, UMPAR akan berperan sebagai mitra pelaksana kegiatan Social Mapping di beberapa desa yang berada di Kecamatan Tanduk Kalua dan Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.

Pelaksanaan kegiatan nantinya melibatkan dosen dan mahasiswa UMPAR untuk melakukan pengumpulan serta analisis data sosial masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran pemetaan.

Rektor UMPAR Dr. Patahuddin Hakim, M.Pd., menyambut baik rencana kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha maupun industri dapat menjadi ruang strategis untuk menghadirkan kontribusi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kerja sama ini juga dinilai sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam menghasilkan kajian berbasis data yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan dan penyusunan program pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMPAR Dr. Drs. H. Parman, M.M., turut mendorong agar kerja sama tersebut dapat dilaksanakan secara terukur dan menghasilkan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

"Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran dan kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat," demikian poin penting dalam pembahasan kerja sama tersebut.

Rencana kemitraan ini kemudian ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT PLN Nusantara Power UP Bakaru dan UMPAR.

Kerja sama tersebut sekaligus menandai kepercayaan PLN Nusantara Power UP Bakaru kepada UMPAR dalam mendukung pelaksanaan Social Mapping sebagai bagian dari penguatan perencanaan program TJSL perusahaan di Kabupaten Mamasa.

Dengan adanya pemetaan berbasis akademik, hasil kajian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan, potensi, dan karakteristik masyarakat sehingga program pemberdayaan yang dirancang perusahaan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. (*/AR)