
Dari ratusan perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti seleksi, hanya 11 perguruan tinggi yang dinyatakan lolos menerima pendanaan program tersebut. Keberhasilan ini menempatkan UMPAR sebagai salah satu institusi yang dipercaya menjalankan program strategis nasional dalam bidang diseminasi sains dan teknologi kepada masyarakat.
Program Resona Saintek merupakan inisiatif strategis Kemdiktisaintek yang dikelola melalui Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi. Program ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi sains dan teknologi sekaligus memperkuat peran hubungan masyarakat (Humas) perguruan tinggi sebagai jembatan antara dunia akademik dengan publik.
Melalui program tersebut, pemerintah mendorong agar hasil-hasil riset dan inovasi yang lahir di lingkungan perguruan tinggi tidak berhenti di laboratorium atau ruang publikasi ilmiah, tetapi dapat dipahami, dimanfaatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Resona Saintek juga berfokus pada penguatan kapasitas Humas perguruan tinggi sebagai komunikator sains yang mampu menyampaikan informasi ilmiah secara menarik, mudah dipahami, dan menjangkau masyarakat luas melalui berbagai platform komunikasi, baik digital maupun non-digital. Program ini juga diharapkan mampu membangun ekosistem literasi sains yang lebih inklusif sehingga riset dan inovasi tidak lagi dipandang sebagai ranah eksklusif kalangan akademisi.
Dalam pelaksanaan Program Resona Saintek Tahun 2026, UMPAR mengusung tim yang terdiri atas Ridwan Syam, S.Pd., M.P. sebagai ketua, didampingi Henra Ahmad, S.Pd., M.Pd. serta Wahyu Artha Nugraha, S.Kom., M.Kom. sebagai anggota.
Keberhasilan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen UMPAR dalam memperkuat budaya komunikasi sains di lingkungan perguruan tinggi. Melalui program ini, UMPAR diharapkan mampu menghadirkan berbagai kampanye tematik yang mengangkat hasil penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat dalam format komunikasi yang lebih dekat dengan kebutuhan publik.
Partisipasi UMPAR dalam Program Resona Saintek juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan literasi sains masyarakat, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Capaian ini menambah daftar keberhasilan UMPAR dalam memperoleh kepercayaan dari Kemdiktisaintek untuk menjalankan berbagai program kompetitif nasional. Ke depan, kampus tersebut menargetkan agar implementasi Resona Saintek mampu memperluas jangkauan informasi hasil riset, meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat citra UMPAR sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan inovasi untuk kemajuan bangsa. (*/AR)