KetFot : Pertemuan Pimpinan UMPAR Yakni Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Sriyanti Muatafa, S.Pd., M.Pd, Wakil Rektor 2 Dr. Drs. H.Parman. M.M, Wakil Rektor III Dr. Ir. H. Hakzah. S.T., M.T dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Dian Ernawaty, Kasubag Uswatun, serta tim BPS 13/8/26 Ruangan Rektor UMPAR
PAREPARE,  – Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung penyediaan data statistik sektor pendidikan yang menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur pertumbuhan ekonomi di Kota Parepare.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan UMPAR bersama Badan Pusat Statistik (BPS) yang membahas keberlanjutan kontribusi perguruan tinggi dalam penyediaan data, khususnya pada sektor jasa pendidikan.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pimpinan UMPAR, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Sriyanti Mustafa, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Drs. H. Parman, M.M., dan Wakil Rektor III Dr. Ir. H. Hakzah, S.T., M.T.

Dari BPS, hadir Dian Ernawaty, Kasubag Uswatun, serta tim BPS yang membahas penguatan kerja sama statistik sektor pendidikan.

Dalam pembahasan tersebut, UMPAR disebut telah berkontribusi dalam pelaksanaan survei BPS yang dilakukan secara berkala setiap triwulan, khususnya terkait aktivitas pada sektor jasa pendidikan.

Data dari sektor pendidikan tersebut menjadi bagian penting dalam menggambarkan dinamika perekonomian daerah. Aktivitas pendidikan, termasuk penyelenggaraan perguruan tinggi, memiliki dampak terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari konsumsi rumah tangga, jasa, hingga aktivitas pendukung lainnya.

Kontribusi UMPAR terhadap penyediaan data tersebut juga akan terus berlanjut dalam pelaksanaan sensus jasa pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan data yang lebih komprehensif mengenai perkembangan sektor pendidikan serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi di Parepare.

Buka Peluang Magang Mahasiswa, Selain penguatan kolaborasi dalam bidang statistik, pertemuan UMPAR dan BPS juga membuka peluang kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia.

BPS memberikan peluang bagi mahasiswa UMPAR untuk mengikuti program magang di lingkungan BPS. Program tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis sekaligus memahami secara langsung proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data statistik.

Kerja sama juga diarahkan pada kesiapan mahasiswa UMPAR untuk terjun sebagai praktisi di bidang yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dengan demikian, kolaborasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan data statistik, tetapi juga diarahkan untuk mempertemukan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan praktis di lapangan.

Rencanakan MoU dan PKS Sebagai tindak lanjut dari pembahasan tersebut, UMPAR dan BPS juga merencanakan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU serta perjanjian kerja sama (PKS).

Penandatanganan direncanakan bertepatan dengan pembukaan perkuliahan UMPAR pada 7 September 2026.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperluas kolaborasi antara UMPAR dan BPS, baik dalam penyediaan data statistik, pelaksanaan survei dan sensus, pengembangan kompetensi mahasiswa, maupun peluang magang.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan posisi perguruan tinggi bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.

Bagi UMPAR, keterlibatan dalam kegiatan statistik BPS menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Parepare. (*/AR)